EDx2 Dance Company – Korea Selatan

Koreografer Lee Insoo dari Emio Greco/PC Dance Company(Belanda) menciptakan EDx2 Dance Company. EDx2 bertujuan menggali repertoar asli yang memukau penuh energy dengan kepekaan artistic dan gerakan deskriptif. EDx2 terbuka bagi beragam genre artistic seperti hip-hop, tari kontemporer, drama dan pantomime, acrobat dll untuk mencapai tujuannya. EDx2 menyampaikan dengan penuh semangat kepekaan penonton kontemporer dan mengenalkan keanekaragaman gambaran tari modern dengan karya seni dan daya tarik popular.

What We’ve Lost menjelajahi tema “imajinasi dan realitas,” “fantasi dan ilusi,” serta “retrospeksi dan memori” melalui intrik penting panggung dan gerakan tari ekspresif dipadukan dengan pantomime. Gadis sekolah berseragam, anak manja, dan preman daerah sekitar memperlihatkan apa yang telah hilang dan kita lupakan di kehidupan sehari-hari. Persimpangan garis batas ambigu antara realitas dan khayalan, potongan ini akan mengarahkan penonton untuk pahit manisnya dunia khayalan.

Hasil karya koreografer Lee In-soo telah memperlihatkan “realitas dan imajinasi,” proses mempertanyakan dan menemukan”arti dan alasan kehidupan kita,” dan keinginannya untuk berkomunikasi. Because of Why perdana ditampilkan di International Theatre Festival, Caracas, Venezuela, dengan pertunjukan laris dan tepuk tangan meriah dari penonton. Mengingatkan salah satu dari film pendek bagus, penggalan menggembirakan dari beragam gaya yaitu duet antara penari laki-laki dan perempuan yang berhubungan dengan hubungan kasih tertutup dari radio, seorang laki-laki dengan gerakan cepat berdasarkan teknik tinggi, penuh gaya, dan tiga wanita powerful, serta koreografi yang dinamis dan kuat adalah keunikan Lee. Ditambah dengan beberapa adegan seperti sitcom dengan pantomime dan element eater yang dipadukan dan hasilnya adalah gerakan pasti penonton seakan-akan mereka telah melihat essay tari. Perfect Reason Hampir semua orang memiliki kebenaran yang tidak bisa membawa keuntungan pada mereka, atau bahkan terkadang membawa korban dan fakta yang bisa membawa keberuntungan bagi mereka. Yang mana yang akan kalian pilih diantara dua hal? Kenyataan dan Kebenaran. Di masyarakat kita, beberapa orang melakukan kecurangan ketika mereka menginginkan tujuan mereka saat yang lain menerapkan peraturan, berusaha menyesuaikannya pada kriteria ketulusan. Dua orang tersebut hidup berdampingan. Jika kamu bisa memilih salah satu fakta dan kebenaran tanpa pembatas dan tidak ada seorangpin berusaha menghakimi atau membenarkannya, apa yang akan kamu pilih?Kami akan mencari cara bagaimana bermuka dua dan telitinya kita saat hal ini mengenai saat tersayat antara

kenyataan dan kebenaran serta menjelaskan alasannya.