Neferet iti – Jerman

Sinopsis “Neferet iti”

Dalam tarian ini, Oxana mewujudkan Firaun Afrika Neferet yang terkenal dan patungnya

yang juga terkenal. Di Musim pulau Berlin sejak lebih dari 1000 tahun lamanya ia tak pernah

mendapatkan kesempatan untuk kembali ke kampung halamannya. Oxana membawanya

kembali melalui tari kontemporer yang puitis yang mana menceritakan fakta bahwa Eropa

mendapatkan pemasukan besar dan keuntungan dalam budaya dari seni yang berasal dari

negara lain, sedangkan negara asalnya dan artis aslinya tidak dikenal sama sekali. Ironi ini

ditampilkan dalam tarian Fusion dengan soundtrack musik perkusi yang dibawakan oleh

Abdoul Aziz Sinka ( Germany / Burkina Faso ) dan e-gitaris dan pemain oud Gilbert Trefzger

(Swiss / Egypt ). Pertunjukan luar biasa ini berisikan tarian Oriental-African , Hip-Hop dan

gaya Kontemporary Eropa. Khsus untuk SIPA 2015 Oxana memiliki musisi spesial Layla

Zami ( France / Martinique ) yang juga akan menemani Oxanas dengan memainkan

Saxophone dan Ocean Drum. Selamat menikmati pertunjukan.

Tarian indah Oxana, “Neferet iti” pertama kali ditampilkanan pada 2012 di acara festifal

Dance(a)Summer 12 di Berlin, German. Tahun-tahun selanjutnya Oxana fokus dalam

pembuat tarian lainnya untuk memberikan tema berbeda di acara yang berbeda dan festival

yang berbeda di sekliar German. Lalu di tahun 2014 Oxana sangat berharap untuk

menampilkan tari “Neferet iti” lagi dan beruntungnya Oxana mendapatkan undangan dari

African Dance Festival Biennale “Passages” Bielefeld dan the Art House “Maison Rouge” di

pulau Karibian, Martinique.

Oxana Chi

Oxana Chi adalah seorang yang memiliki banyak talenta. Ia adalah seorang yang berdarah

campuran German-Nigeria. Ia adalah seorang pekerja seni di Berlin yang khususnya

menekuni bidan tari, koreografi, dan kurator. Oxana memenangkan beberapa hadiah dan

penghargaan atas karya-karyanya dalam penghargaan Heinrich-Boell-Foundation,

Performing Arts Fonds Darstellender Kuenste, French Ministry for Youth Award. Ia juga

tampil dalam beberapa film dan publikasi lainnya.

Oxana belajar dan tampil di banyak sanggar di berbagai macam negara seperti Solo (ISTI

University) to NYC (Merce Cunningham Studio) over Paris (Cité des Arts) and Sydney

(Sydney Dance Company).Salah satu tempat kesukaan Oxana adalah Solo yang ia kunjungi

secara regular untuk belajar dan praktek tarian indah dari Jawa dan Tai Chi Chuan.

Bertahun tahun lamanya akhirnya Oxana meningkatkan gaya pertunjukannya yang ia sebut

sebagai Fusion yang mana penggabungan banyak gaya, dari oriental, Balet Klasik, Tari

Afrika. Kung Fu, tari tradisional Jawa dan tari kontemporer Eropa. Ia bekerja bersama

musisi-musi hebat yang membuat sountrack luar biasa untuk tariannya. Hal tersebut

mendapat banyak pujian di Jerman, Indonesia, dan media berbahasa Perancis untuk inovasi

dalam karyanya,

Oxana menampilakan karyanya dalam berbagai macam pertunjukan: university auditoriums,

dance festivals, theatres. Her tour history includes : Yeditepe University Symposium 2014

Istanbul, Bielefeld University Festival 2013 Bielefeld, Humboldt-University Festival Berlin

2012, SIPA Festival 2010 Solo, African Dance Biennale Passages Bielefeld, Maison-

Heinrich-Heine Paris 2011, Théâtre Belleville Paris 2012, Theatre Werkstatt der Kulturen

Berlin 2010, Dance(a)Summer Festival Berlin 2012, Martinique Art House Maison rouge,

FdF 2014 and the Unversity Mainz Festival 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *