SIPA, Festival Bergengsi Kota Solo

Sejarah SIPA
Sejarah SIPA

Solo International Performing Arts (SIPA) merupakan festival seni pertunjukan tahunan yang diselenggarakan di Kota Solo sejak tahun 2009. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan apresiasi kepada SIPA dengan mengumumkan SIPA sebagai salah satu dari 100 wonderful events pada Kalender Event 2020.

Presiden Joko Widodo yang tahun 2009 menjabat sebagai Walikota Solo memprakarsai penyelenggaraan seni pertunjukan berskala internasional yang diwujudkan melalui SIPA. Dra. Irawati Kusumorasri, M.Sn. menyambut baik gagasan Pak Joko Widodo dengan menyelenggarakan SIPA.

Harapan Presiden Joko Widodo yang menjadi misi SIPA yaitu SIPA sebagai wadah diplomasi antar kota, antar negara, dan yang terpenting antara rakyat dengan rakyat.

Selama tiga hari penyelenggaraan SIPA, terdapat beragam pertunjukan tari, musik, dan teater yang berasal dari Indonesia dan mancanegara yang tampil pada panggung megah secara live. Multiplier effect SIPA juga telah dirasakan masyarakat Kota Solo yang tercermin dari para pedagang kuliner yang menjajakan masakannya di bazaar SIPA sekaligus peningkatan kunjungan wisatawan selama acara berlangsung.

Tahun 2009 hingga 2012, SIPA diselenggarakan di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo secara live. SIPA mulai digelar di Benteng Vastenburg Solo sejak tahun 2013.

Sehubungan dengan pandemi COVID-19, SIPA 2020 akan hadir secara virtual. SIPA akan tayang secara live dari studio di Solo pada 10, 11, dan 12 September 2020 dari pukul 5 sore hingga 9 malam melalui YouTube SIPA FESTIVAL sebagai platform utama.

Setiap tahunnya, penonton SIPA mencapai 30.000 orang. Bahkan, SIPA 2019 mencetak angka 40,294 penonton selama tiga hari penyelenggaraan event. Melalui virtual festival, SIPA diharapkan mampu meraih 100.000 viewers.

Pada SIPA Virtual Festival 2020, viewers bukan hanya menyaksikan beragam seni pertunjukan dan melihat tayangan pariwisata Indonesia, tetapi juga dapat mengikuti lelang barang seni, sekaligus memberikan donasi kepada para seniman yang telah pensiun.

Selain mengundang penampil pilihan dan guest stars, SIPA Virtual Festival juga memberikan kesempatan seniman domestik dan mancanegara untuk berpartisipasi melalui Open Call Artist. Potensial viewers SIPA 2020 bahkan bisa memeriahkan acara dengan mengikuti kompetisi Tik Tok, quiz, serta berkomentar melalui Chat Box selama acara berlangsung.

SIPA Virtual Festival diselenggarakan oleh SIPA Community yang terdiri dari mahasiswa mahasiswi universitas di Solo Raya. Setiap tahun, hampir 100 volunteer SIPA Community yang turut serta penyelenggaraan SIPA sejak 2009.

Tahun ini, 30 orang anggota SIPA Community yang terlibat pada virtual festival. SIPA Community sendiri memiliki lebih dari 1.000 orang anggota yang masih aktif maupun sudah terjun di dunia kerja. (Penulis: Mimi)

SIPA, the Prestigious Festival in Solo

HISTORY

Solo International Performing Arts (SIPA) is an annual performing arts festival held in Solo City since 2009. The Ministry of Tourism and Creative Economy of the Republic of Indonesia has given an appreciation to SIPA by announcing SIPA as one of the 100 wonderful events on the 2020 Calendar of Event.

President Joko Widodo, who was a Mayor of Solo in 2009, initiated an international performing arts that was created through SIPA. At that time, Dra. Irawati Kusumorasri, M.Sn. agreed with the idea stated by Joko Widodo and conducted SIPA since then.

President Joko Widodo expects SIPA to be a forum for diplomacy between all elements of the society in Indonesia and abroad. His expectation becomes the purpose of SIPA.

During the show of SIPA, there are various dance, music, and theater performances from Indonesia and overseas that are performed on a spectacular stage of SIPA. The multiplier effects of SIPA has influenced the people in Solo City by the presence of the culinary traders at the SIPA bazaar. SIPA also increases the number of tourist visits during the event.

From 2009 to 2012, SIPA is held on a live stage at Pamedan Pura Mangkunegaran Solo. SIPA started to be organized at Benteng Vastenburg Solo in 2013.

However, due to the COVID-19 pandemic, SIPA 2020 is conveyed virtually. SIPA 2020 can be watched in SIPA FESTIVAL YouTube Channel. It is live streamed through studio in Solo City on September 10, 11, and 12 2020 from 5 to 9 pm.

SIPA’s spectators reach 30,000 people each year. SIPA 2019 could draw 40,294 spectators’ attention during the three days of the event. Through the virtual festival, SIPA is expected to be able to reach 100,000 viewers.

At the SIPA Virtual Festival 2020, the viewers not only watched a variety of arts performances and Indonesian tourism shows, but also participated in auctions of art stuff, as well as making donations to the retired artists.

Besides inviting certain performers and guest stars, SIPA Virtual Festival also provided opportunities for domestic and foreign artists to take part through Open Call Artists. SIPA 2020 viewers can be the part of the event by participating in the Tik Tok competition, quiz, and give comments through the Chat Box during the event.