SIPA 2018

Maha Karya Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) adalah pergelaran maha karya seni pertunjukan. Diselenggarakan setiap bulan September di kawasan Benteng Vastenburg Kota Solo. Keindahan pergelarannya menawarkan beragam seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia dengan pangging yang megah, mewah dan spektakuler.

Tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan SIPA kali ke-10 sejak kali pertama diselenggarakan  pada tahun 2009. Pergelaran pada tahun-tahun sebelumnya, 2009-2017, selalu sukses penyelenggaraannya dengan selalu dihadiri tak kurang 10.000 penonton tiap malam. Mala bisa dibayangkan  bagaimana kemegahan dan kemeriahan dalam penyelenggaraan yang ke-10 kalinya

Pertunjukan yang digelar di panggung SIPA memang selalu istimewa. Melibatkan seniman lintas benua, Asia, Australia, Eropa, Afrika dan Amerika. Setiap sajian selalu kolosal, dengan memanfaatkan panggung spektakuler; panjang 20 meter dan lebar 16 meter dengan Benteng Vastenburg sebagai latarnya.

Jangan lupakan pula dengan upacara pembukaan dan upacara penutupan yang juga megah dan mewah. Diwarnai dengan koreografi yang indah, kembang api yang hingar-bingar, dan melibatkan pula ribuan penonton yang hadir. Lalu membuat suasana malam ini di Benteng Vastenburg terasa begitu megah, mewah dan mempesona.

Itulah kemegahan, kemewahan dan juga spektakulernya pergelaran SIPA.

Maka segeralah bergabung untuk menjadi bagian dari kemegahan dan kemewahan SIPA 2018. Sebuah pergelaran seni pertunjukan berskala internasional yang megah dan spektakuler.

 

We Are The World – We Are The Nations

Dalam Dasa Warsa SIPA Karya

Solo international performing arts (SIPA) adalah maha karya seni pertunjukan yang diselenggarakan di Kota Budaya. Kehadiran SIPA diharapkan bisa meningkatkan peran aktif dunia seni pertunjukan (berikut masyarakat pendukungnya) dalam dinamika pembangunan kota.

Tahun 2018 ini menjadi momentum bagi SIPA karena menginjak penyelenggaraan yang ke-10 kalinya. Dalam semangat Dasa Warsa SIPA Karya, penyelenggaraan  SIPA 2018 mengusung tema “We Are The World – We Are The Nations”. Bahwa “kita adalah satu bangsa satu dunia” menjadi pesan moral yang akan disuarakan dan digelorakan dipanggung SIPA 2018.

Ditengah sensitivitas yang meninggi dari masyarakat dunia sekarang, bumi sepertinya membutuhkan semangat “We Are The World – We Are The Nations”. Bahwa kita (semua manusia yang ada di bumi) adalah satu bangsa dan satu dunia. Maka biarlah perbedaan bahasa, warna kulit, adat dan tradisi dan bangsa itu men jadi satu dalam kekuatan kebersamaan.

Pada mulanya SIPA menjadi ruang pertemuan beragam seni pertunjukan baik dari dalam maupun luar negeri. Selanjutnya pertemuan baik dari dalam maupun luar negeri. Selanjutnya pertemuan dari energi seni pertunjukan itu akan menyuarakan tentang kebersamaan satu dunia dan satu bangsa di panggung SIPA. Inilah memang tema SIPA 2018 yang akan terus mengumandangkan arti pentingnya kebersamaan dalam perbedaan bagi masyarakat.

Pergelaran

Solo International Performing Arts (SIPA) diselenggarakan setiap bulan September selama tiga malam berturut-turut. Dengan panggung megah sepanjang lebih dari 20 meter dan tata lampu yang mewah membuat pergelarannya menjadi seni pertunjukan yang terasa begitu hidup.

Lokasi

Benteng Vastenburg Solo; memiliki nilai heritage yang tinggi. Letaknya strategis di tengah kota. Keberadaan benteng tersebut sangat representatif sebagai lokasi penyelenggaraan SIPA. Sekaligus untuk menggali nilai kemanfaatan dari bangunan bersejarah

Waktu penyelenggaraan

Tanggaal : 6,7,8 September 2018

Pukul 15.00 – 23.00 WIB

Penonton SIPA

Setiap malam dari 3 malam penyelenggaraan SIPA selalu disaksikan minimal 10.000 penonton. Mereka adalah para wisatawan dari dalam dan luar negeri yang membaur bersama dengan masyarakat. Sebuah kebersamaan yang indah.

Delegasi SIPA 2018

Delegasi Luar Negeri

Stefano Fardeli

(Italy) Fillastine

(Spain) Capitol University Dance Troupe

(Philipine) Chinese Youth Goodwill Association (Taiwan)

Leine Roebana Dance Company

Dutch Supa Kalulu

(Zimbabwe)

 

Delegasi Dalam Negeri

Departemen Pendidikan Tari FPSD UPI (Bandung) & Park Na Hoon (Korea)

Diklat Tari Anjungan Jawa Timur, TMII (Jakarta)

Flying Balloons Puppet (Yogyakarta)

Gilang Ramadhan (Jakarta) Feat. Smiet (Palu)

Studio Taksu (Solo)

Boogie Papeda & Komunitas Street Pass (Papua)

Melati Suryodarmo (Solo)

Holobis (Solo)

Citra Nuranteni Putri (Bandung)

Komunitas Seni Jati Swara (Surabaya)

Suling Bambu Dasarai Lamaknen, Belu, Atambua (NTT)